badge

Kamis, 04 September 2014

namanya juga mahasiswa 'tugas yang mempersatukan kami' part 10

setiap dipenghujung perkuliahaan ,para dosen dengan hati yang penuh bunga-bunga kayak syarini selalu menyajikan hidangan penutup(tugas) untuk dibawa pulang,hidangan penutup ini harus segera dikembalikkan lagi dengan isi yang lebih banyak.

tugas yang diberikan pun,gak main main,kadang bisa mencapai 2 lembar folio.jari-jari gw sampe bergelombang,emang sih dibandingkan sama anak kimia yang bisa nulis sampe 10 lembar folio,tugas kami masih jauh lebih muda,tapi kan kami punya laptop,ada printer di mana mana,masa iaa harus ngetik.

tugas yang sering diberikan yaitu laporan praktikum,misalnya hari ini praktikum maka besok laporannya harus segera dikumpulkan,jika hari-hari seperti ini sedang terjadi,yang biasanya jam set 8 masih sepi kalo hari hari gini tetep juga sepi sih.

tapi tetep ada beberapa orang bahkan sekelompok orang atau lebih tepatnya satu kelasan (anak C ) yang dengan senang hati berkumpul dikanteen dengan ditemani teh angat dan gorengan dipagi hari serta beberapa kertas yang tak lain dan tak bukan adalah TUGAS PRAKTIKUM. yah. kami memang senang menyulap kanteen menjadi tempat kerja kelompok atau lebih tepatnya nyontek berjama'ah.

kami gak perlu terburu buru mengerjakan tugas nya. karna setiap pagi, minimal kami masuk jam 8 lewat. soalnya dosennya suka bete kalo masuk pagi kaminya gak ada hehe.tentu saja kalo sudah jam pelajaran dimulai tugas kami memang selalu selesai.

kesialan yang terjadi saat ada orang yang sudah selesai duluan mengerjakan laporan itu adalah KERTAS NYA AKAN MELANCONG KEMANA MANA,kertas itu bakalan dioper dari anak 1 ke anak lainnya dan ketika kembali kertas itu lecek dan yang nyontek kertasnya masih mulus -__-.

setiap ada tugas kami akan selalu bertindak seperti itu dan kami juga mengucapkan terima kasih banyak buat ibu kantin yang bersedia menerima kami dalam mengerjakan tugas yang bukan pada tempatnya tersebut.

jadi bisa dibilang tugas dosen adalah sebuah alat yang mempersatukan kami tanpa memandang suku,ras,agama tapi hanya memandang kertas yang berisikan jawaban.entah apa maksudnya yang penting seperti itulah yang kurasakan.heheh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar