badge

Rabu, 28 Oktober 2015

Namanya Juga Mahasiswa " Kami butuh penyelamat ! "

10 September 2014

hari ini adalah hari kamis dan setiap hari itu kami akan bertemu dengan Pak Agusma. beliau ada dosen yangakan mengajari kami MATEMATIKA *Horeeeeee , suasana di hari ini adalah panas dan juga AC nya cuman satu dan juga angin yang dikeluarkan sangat kecil,sanking kecilnya suara angin dari kentut aja lebih kencang.

karena hal ini kami pun duduk pas didekat AC kalo diibaratkan di microsoft word kami saat ini duduk dengan posisi rata kiri,alhasil pas bapaknya datang,bapaknya kayak dimusuhi gitu,soalnya letak meja bapaknya rata kanan.karna bapaknya gak mau dikucilkan bapaknya menyuruh kita untuk merubah formasi. setelah berubah sekarang posisi duduk kami menjadi rata tengah.

setelah membahas posisi duduk sekarang tibalah saatnya buat kami, untuk membahas masalah UJIAN MATEMATIKA, kali ini aku duduk diantara 2 makhluk kampret yaitu AULIA dan JUNI !!!! dan diantara kami yang bawa laptop cuman aku,padahal kan laptop ini sangat berguna dalam hal menjawab pertanyaan yang ada.

akhirnya aku mengerjakan ujian yang dikasih bapaknya,sanking serius nya aku sampai gak bisa jawab apa apa,alhasil kami menyebar sinyal SOS berharap ada seseorang dermawan yang akan menyelamatkan hidup kami,ditengah tengah kekhawatiran kami muncul lah seorang anak manusia,dia berdiri sendiri dan dia MENGUMPULKAN JAWABAN KEBAPAKNYA SEORANG DIRI!!!SEORANG DIRIIIII!!! oke fix selamat tinggal sobat.

mungkin dia bukanlah penyelamat yang kami tunggu tunggu,sambil menunggu penyelamat datang kami juga tetep berusaha.iya berusaha.. berusaha sampai mati menunggu penyelamat itu datang,akhirnya jawaban pun datang..setelah jawaban datang kami langsung menyebarkannya kesegala penjuru,hal ini agar kami bisa bebas bersama,setelah jawaban tersebar mulai lah berkeluaran satu persatu teman teman semuanya sampai akhirnya kelas pun kosong.

pas kami keluar kami melihat fajar (anak manusia yang ngumpul jawaban duluan ) sedang menikmati dunianya seorang diri didepan lab bahasa,dan kami pun tidak ingin menganggu kedamaian hatinya dan memilih untuk terus berjalan.bye

Tidak ada komentar:

Posting Komentar